Mental Napoli Kurang Matang

Mental Napoli Kurang Matang

Mental Napoli Kurang Matang

Napoli meraih hasil buruk di ajang Liga Champions matchday kelima setelah mereka dikalahkan oleh tuan rumah Borussia Dortmund di Signal Iduna Park dini hari tadi. Kekalahan ini membuka fakta jika Il Partenopei selalu kesulitan saat melakoni laga besar di laga tandang. Napoli yang datang sebagai tim tamu sebenarnya hanya membutuhkan hasil seri untuk tetap mengamankan posisi mereka yang aman di grup F. Alih-alih meraih hasil imbang, Napoli justru harus bertekuk lutut dengan skor 3-1. Tiga gol Borussia Dortmund yang dicetak oleh Marco Reus, ierre-Emerick Aubameyang danĀ  Jakub Blaszczykowski hanya bisa dibalas oleh satu gol yang dicetak oleh Lorenzo Insigne. Di musim ini, kekalahan atas Borussia Dortmund menjadi kekalahan untuk keempat kalinya yang diterima Napoli dalam laga bigmatch baik di pentas domestik maupun Eropa. Sebelum dikalahkan Borussia Dortmund, Napoli juga kalah dari Arsenal di laga grup F kemudian kalah dari dua rival mereka di Seri A, AS Roma dan Juventus. Kekalahan atas AS Roma dan Juventus bahkan membuat mereka terpaut jarak dalam perebutan gelar scudetto.

Catatan buruk Napoli lainnya adalah dari empat kekalahan tersebut, tim asal Naples ini selalu kalah dengan selisih minimal dua gol atau lebih. Saat mereka kalh dari Arsenal dan AS Roma, mereka kalah dengan skor yang sama yaitu 2-0. Sedangkan saat tumbang di tangan Juventus, anak asuh Rafael Benitez ini kalah dengan selisih gol yang lebih banyak yaitu 0-3. Walaupun kebanyakan kalah, Napoli juga sudah dua kali mampu mengalahkan tim besar di musim ini. AC Milan dan Olympique Marseille mejadi korban mereka walaupun kemenangan harus mereka raih dengan cara tidak mudah. Kemenangan atas AC Milan dan Marseille sendiri sedikit terbantu oleh kondisi kedua tim ini yang sedang mengalami periode buruk. AC Milan yang merka kalahkan dengan skor 2-1 sedang tampil buruk di ajang Seri A sejak awal musim.

Sementara Olympique Marseille yang mereka kalahkan dengan skor yang sama juga sedang tampil buruk di liga Champions dengan tidak pernah meraih satu angka dan menjadi penghuni dasar klasemen di grup F walaupun di ajang domestik liga Prancis, Marseille untuk sementara menghuni posisi empat besar. Goran Pandev, penyerang Napoli menilai rentetan hasil buruk kontra tim besar ini membuktikan jika timnya harus merasa lebih yakin dengan kemampuan mereka sendiri karena dengan materi pemain yang ada saat ini, Napoli bisa bersaing dengan tim besar di liga manapun. Pandev menyebut faktor mental menjadi alasan Napoli meraih hasil buruk saat berhadapan dengan tim yang memiliki nama besar.