Bundesliga Menolak Goal Line Tech

Bundesliga Menolak Goal Line Tech

Bundesliga Menolak Goal Line Tech

Bundesliga Menolak Goal Line Tech – Managing Director Hoffenheim Alexander Rosen sendiri mengatakan bahwa kejadian tersebut merupakan skandal yang terjadi di Bundesliga. Menurutnya tidak ada gol yang tercipta dalam laga ini. Dan Hoffenheim sendiri langsung melayangkan protes kala itu yang tidak disahkan. Sedangkan manager Hoffenheim, Markus Gisdol sendiri langsung menyindir bahwa kekalahan tersebut jelas merupakan kekalahan pahit yang tentu sudah pernah terjadi berulang kali dan seharusnya laga diulang. Menurutnya laga ulangan bisa terjadi ketika Bayern München yang menerima kerugian, namun tidak jika Hoffenheim yang mendapatkan hal tersebut. Bayern pernah mengalahkan Nurnberg dengan skor tipit 2-1 usai gol Thomas Helmer disahkan walaupun bola sendiri ketika itu tidak masuk ke dalam gawang.

Bundesliga Menolak Goal Line Tech – Laga ulang sendiri akhirnya digelar dan Nurnberg menyerah dengan skor telak 5-0. Stefan Kießling yang mencetak gol hantu tersebut mengaku bahwa dirinya sendiri pun pada awalnya memang mengaku tidak sadar bahwa bola tandukannya tidak masuk ke dalam gawang Hoffenheim. Usai melihat tayangan ulang tersebut, ia langsung memutuskan meminta maaf melalui akun Facebook miliknya. Kießling  mengatakan usai melihat tayangan ulang di siaran televisi, ia mengaku bahwa gol tersebut jelas tidak sah. Ia mengatakan bahwa usai menanduk bola, dirinya menolehkan kepala dan melihat bahwa bola tersebut sudah ada di dalam gawang. Dan jelas ia tidak mengatakan kepada wasit bahwa bola tidak masuk. Ia sendiri langsung meminta maaf kepada seluruh penggemar olah raga di Bundesliga. Menurutnya kemenangan tersebut jelas tidak menyenangkan.

Bundesliga Menolak Goal Line Tech – Ada sinisme yang langsung mencuat kepada liga Inggris memasang dan juga menerapkan GLT dan Hawk Eye sedangkan Jerman menolaknya. Hal ini sendiri tentu saja dipengaruhi ajang Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan ketika Inggris dikandaskan oleh Jerman. Bola dari sepakan Frank Lampard sendiri meluncur deras ke gawang Jerman yang dikawal oleh Manuel Neuer. Bola sendiri membentur mistar gawang Jerman dan sudah melewati garis gawang yang akhirnya memantul keluar. Wasit Jorge Larrionda sendiri tidak menganggap bola tersebut masuk dan menghilangkan peluang Inggris guna menyamakan kedudukan. Jerman sendiri akhirnya menang dengan skor 4-1.

Bundesliga Menolak Goal Line Tech – Skor yang jelas bisa berubah seandainya sepakan Frank Lampard tersebut dinyatakan sah dan masuk. Jerman sendiri jelas mendapatkan keuntungan di Bloemfontein tersebut. Dan hal ini menjadi penentu penggunaan teknologi ini. Kejadian yang sama terjadi pada tanggal 30 Juli 1966 di Wembley Stadium. Kali ini Inggris menjadi penerima keuntungan tersebut kala menghadapi Jerman Barat. Gol yang dicetak oleh Helmut Haller langsung dibalas oleh Geoff Hurst selang 6 menit kemudian. Tuan rumah mampu unggul melalui gol Martin Peters pada menit ke 78. Selang 1 menit kemudian Wolfgang Weber membaut hasil seri. Alan Ball memberikan umpan kepada Hurst dan akhirnya membentur mistar gawang dan memantul.

Bundesliga Menolak Goal Line Tech – Wasit Gottfried Dienst dari Swiss sendiri meminta persetujuan kepada hakim garis Tofik Bakhramov dari Uni Soviet yang akhirnya mengesahkan gol dari Hurst tersebut. Dan Inggris akhirnya menjadi pemenang. Dan kejadian ini menjadi salah satu awal mula dimulainya teknologi tersebut.