Bola Online Penjualan Stam Penyesalan Terbesar Ferguson

Penjualan Stam Penyesalan Terbesar Ferguson

Penjualan Stam Penyesalan Terbesar Ferguson

Bola Online – Sebuah pengakuan dari Sir Alex Ferguson kembali terkuak dari buku autobiografi yang baru diluncurkannya. Dalam buku mengenai kisah hidup Sir Alex Ferguson tersebut terkuak jika Fergie, panggilan akrab Sir Alex Ferguson sangat menyesali keputusannya menjual pemain asal Belanda Jaap Stam ke klub asal Italia, Lazio pada musim 2001. Pemain berkepala plontos dengan postur tinggi besar tersebut dijual ke Lazio dengan harga sebesar 15,3 juta pound. Dalam sebuah pernyataannya kemarin (24/10) Fergie mengatakan jika dia memikirkan beberapa keputusan yang diambilnya yang kemudian disesalinya maka itu adalah saat dirinya memutuskan menjual Jaap Stam. Fergie menyebut penjualan tersebut sebagai keputusan terburuk yang pernah diambilnya.

Jaap Stam sendiri dalam buku otobiografinya mengaku jika dia memang dipaksa untuk meninggalkan Manchester United oleh Sir Alex Ferguson dan berlabuh ke Lazio. Jaap Stam melanjutkan jika dia sadar kalau pihak klub ingin dirinya pergi dan juga butuh uang dari hasil penjualannya ke klub lain. Jaap Stam bahkan menceritakan jika suatu hari pelatih Sir Alex Ferguson mencegatnya setelah melakoni sesi latihan bersama tim. Saat itu Sir Alex Ferguson secara langsung memintanya untuk segera pergi dari Old Trafford dan mulai mengemasi barang ke Italia. Sir Alex Ferguson mengakui selama lebih dari dua dekade masa kepelatihannya di Manchester United, dia beberapa kali menjual pemain yang sebenarnya bisa menjadi seorang pemain besar bagi Manchester United kalau tetap dipertahankan.

Tapi ada juga memang beberapa momen yang harus dikesampingkan yaitu saat Fergie memutuskan menjual pemain bintang Manchester United ke klub lain dengan berbagai alasan. Nama-nama seperti David Beckham dan Ruud van Nistelrooy diputuskan Fergei untuk dijual ke klub lain dengan berbagai alasan. Tapi Fergie sendiri memang dikenal gemar membuang pemain bintang yang mulai banyak tingkah. Kasus David Beckham misalnya, Fergie memutuskan mennjual kapten Inggris tersebut ke Real Madrid karena menilai Beckham mulai terlalu fokus mengurusi status selebritisnya. Begitu juga dengan Roy Keane yang dibuang Fergie karena menilai Keane sebagai kapten mulai meragukan kemampuan dan kapasitas dirinya sebagai pelatih.

Kini Fergie yang semasa melatih sempat beberapa kali mengeluarkan pernyataan kontroversial sudah pensiun. Tapi sepertinya ini tidak menghalanginya untuk tetap kontorversial dengan menyerang beberapa tokoh sepak bola dalam bukunya. Yang menjadi korbannya beragam, mulai dari mantan anak didiknya, sesama pelatih atau pemain dari tim lain. Bola Online