Berkah Bagi Isco Dibalik Cederanya Sami Khedira

Berkah Bagi Isco Dibalik Cederanya Sami Khedira

Berkah Bagi Isco Dibalik Cederanya Sami Khedira

Isco Alcorcon sempat mengalami anomali permainan bersama Real Madrid di musim pertamanya sekarang ini. Sempat digadang sebagai pembelian terbaik Real Madrid yang mendatangkannya dari Malaga, pemain muda asli Spanyol ini tampil hebat dan atraktif di pra musim dan  beberapa laga awal musim. Setelah itu, nama Isco perlahan tenggelan dan jarang terdengar muncul sebagai starter di skuad arahan Carlo Ancelotti karena permainannya yang dianggap menurun. Tapi dalam dua laga terakhir bersama Real Madrid, Isco mampu menjawab keraguan publik Bernabeu terhadap dirinya dengan penampilan gemilang. Isco didatangkan Real Madrid dari Malaga dengan tujuan menggantikan peran sentral Mesut Oezil yang pergi meninggalkan Real Madrid dan memilih hengkang ke Arsenal guna mendapat kesempatan bermain lebih banyak. Di enam laga awal musim ini, Isco mampu menjawab kepercayaan tim padanya dengan mencetak lima gol plus satu buah assist.

Dari enam laga wal tersebut, situs whoscored pun memberikan nilai tinggi dengan rata-rata 7 untuk penampilan Isco. Bahkan dalam laga kontra Real Betis yang merupakan laga perdananya, nilainya mencapai 9,39. Tapu selepas bulan September, penampilan Isco mulai menurun. Faktor cedera yang membuat permainannya sedikit menurun dan kedatangan Gareth Bale dari Tottenham Hotspurs dengan label pemain termahal di dunia membuat Isco kehilangan posisinya di skuad utama Carlo Ancelotti. Mulai padunya kombinasi Gareth Bale dan Cristiano Ronaldo juga semakin menambah sulit Isco menembus satu posisi inti karena Ancelotti memilih untuk memainkan gelandang yang memiliki naluri bertahan lebih kuat yakni Luca Modric dan Sami Khedira.

Situasi mulai berbalik arah setelah Sami Khedira mendapat cedera serius saat melakoni laga internasional bersama tim nasional Jerman yang membuatnya terpaksa absen untuk lima bulan ke depan. Di dua laga terakhir Isco kembali masuk sebagai starter dan selalu dimainkan penuh selama 90  menit. Kesempatan ini langsung dimanfaatkan Isco dengan tampil gemilang dan mencetak dua gol dan satu assist. Salah satu golnya diciptakan Isco saat Real Madrid membungkam Galatasaray di matchday V Liga Champions hari Rabu (28/11) kemarin. Golnya pun tercipta dengan brilian dan memperlihatkan ketenangannya saat berada dalam kotak penalti lawan. Tentang laga tersebut, Isco menhatakan awalnya sedikit sulit karena merek harus sudah bermain dengan sepuluh orang setelah Sergio Ramos menerima kartu merah saat laga berjalan belum genap 30 menit tapi beruntung menurut Isco timnya bisa tetap bereaksi positif dan bisa mengalahkan tim tamu dengan hanya sepuluh orang pemain. Isco sendiri merasa nyaman dalam laga tersebut karena bermain dengan mengisi posisi yang lebih dekat dengan area penalti lawan tapi dia tetap berusaha menjalankan instruksi yang diberikan oleh Ancelotti.